“Bulatkanlah” Hatiku!
“Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN,
supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu;
bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu”
(Mazmur 86:11)
Kata Ibrani yakhad (dibentuk dari susunan huruf-huruf “yod-patah-khet-qames-dalet”) dipadankan dengan beberapa kata dalam bahasa Indonesia, seperti “bulat”, “bersatu”, dan “bersama-sama”. Ada beberapa kata lain yang dipadankan dengan kata itu.
Kata tersebut diturunkan dari akar induk kata khd (khet-dalet). Huruf “khet” (kh) adalah gambar dinding tenda, sedangkan huruf “dalet” (d) adalah gambar pintu tenda. Gabungan dua gambar tersebut berarti “pintu dinding”. Dinding tenda atau rumah memisahkan sesuatu yang berada di dalam dan yang di luar tenda atau rumah. Hanya melalui pintu sesuatu yang ada di dalam menyatu dengan sesuatu yang ada di luar.
Kebulatan Hati Daud (Mazmur 86)
Pada saat Daud mengalami kesesakan hidup, ia hanya datang kepada Tuhan dan meminta pertolonganNya. Ia tahu keberadaan dirinya yang memerlukan pertolongan dan keberadaan Tuhan yang menjadi sumber pertolongan (ayat 1-7). Ia tahu kebesaran Tuhan dan pertolongan yang pernah Tuhan kerjakan terhadap dirinya (ayat 8-13). Atas hal-hal tersebut, Daud memohon Allah berpihak kepadanya (ayat 14-17).
Daud sangat yakin bahwa Tuhan akan menjawab doa-doanya. Karenanya, Daud meminta Tuhan “membulatkan” hatinya untuk takut akan namaNya (ayat 11).
Berdasarkan kajian kata yakhad di atas, makna permintaan Daud dalam ayat 11 tersebut berarti Tuhan diminta menyatukan hatinya (supaya tidak “terpisah-pisah”), sehingga hatinya itu menjadi satu untuk takut akan nama Tuhan, yaitu YHWH. Daud memberi tempat untuk takut akan nama Tuhan tidak di sebagian hatinya, tapi di hatinya yang satu, utuh, bulat.
Daud memang berada dalam kesesakan, dan ia berdoa untuk meminta pertolongan Tuhan. Tapi, Daud tidak lupa memohon petunjuk tentang jalanNya, FirmanNya, bahkan hatinya minta dibulatkan untuk takut kepada nama Tuhan.
(Artikel ini ditulis oleh Hery Setyo Adi, yang menggunakan berbagai sumber sebagai bahan rujukan)

Leave a Reply